Tuesday, June 11, 2013

Daftar Pustaka Penulisan Ilmiah

0 comments

Daftar Pustaka






















6

Isi Penulisan Ilmiah Teori Organisasi Umum 2

0 comments

Latar Belakang

Wanita,sesosok makhluk indah yang jaman dahulu sering dianggap sebelah mata mulai menunjukkan kekuatannya. Wanita biasanya identik dengan urusan kamar dan dapur rumah tangga. Namun, saat emansipasi wanita dan perjuangan kesetaraan gender yang disuarakan oleh kaum wanita merubah sebahagian bahkan keseluruhan peran wanita.Saat ini, wanita sudah banyak yang berpikir untuk berkarir di perusahaan dan banyak juga yang terjun langsung menjadi pebisnis dan adapula sebagian dari mereka yang dikirim ke luar negeri untuk menjadi Tenaga Kerja(TKI).Hal ini mulai menggeser paradigma yang dulunya laki-laki pasti lebih tinggi posisinya dibandingkan wanita.
Emansipasi wanita merupakan proses pembebasan kaum wanita dari status sosial ekonomi yang rendah atau dari pengekangan hukum yang membatasi kemungkinan untuk berkembang dan untuk maju. Emansipasi juga dapat dikatakan sebagai suatu gerakan yang dilakukan oleh kaum wanita untuk meningkatkan harkat dan martabatnya dari kesenjangan terhadap kaum pria sehingga dapat mencapai kesetaraan. Dengan kata lain, emansipasi wanita adalah gerakan kaum wanita untuk mensejajarkan diri dengan kaum pria.
Seiring dengan perkembangan zaman, melalui gerakan emansipasi ini,wanita Indonesia akhirnya dapat mensejajarkan diri dengan kaum pria dalam berbagai bidang kehidupan, terutama dibidang Ekonomi, seperti contoh, tidak sedikit wanita yang menjadi tulang punggung keluarga atau membantu  suami bekerja.Ada para wanita yang menjadi Tenaga Kerja di Negara Asing, bahkan ada beberapa wanita yang mengerjakan pekerjaan pria sebagai supir bus,supir Angkutan Umum,becak,dll.
Ada juga beberapa wanita Indonesia yag Go-Internasional dengan membuka bisnis di luar Negeri,dan kemudian menetap disana dalam jangka waktu yang lama.Raden Ajeng Kartini pasti bangga akan hal ini.
Permasalahan

Pembatasan Masalah

Perjuangan seorang R.A Kartini membebaskan belenggu wanita Indonesia dari diskriminasi perbedaan gender pada saat itu membuahkan hasil.Dan saat ini para wanita Indonesia mampu menunjukkan kekuatannya dan bisa disetarakan dengan laki-laki.Wanita juga bebas menentukan pilihan,di sisi lain menjadi seorang ibu.Di Zaman ini,banyak wanita yang berhasil menjadi pengusaha,pebisnis,dan membuka usaha dagang sampai di eksport ke luar negeri.Ini merupakan suatu pencapaian luar biasa berkat kerja keras dari RA.Kartini.Banyak dari mereka yang juga stay di luar untuk membuka usaha bisnisnya,misalnya berbisnis kuliner,perancang baju,illustrator dan bekerja di perusahaan animasi,bahkan ada pula yang ikut serta dengan suaminya yang berkebangsaan asing untuk menetap disana.
1
Ironisnya,ada sebagian dari mereka yang cukup nyaman tinggal di luar negeri sehingga mereka melupakan identitas mereka sebagai bangsa Indonesia.
Asumsi

Ada beberapa praduga dimana para wanita Indonesia ini cukup nyaman menetap di Luar Negeri lalu membuka usaha bisnis,dan Bagaikan “Kacang lupa pada kulitnya”.Mereka lupa akan identitas mereka sebagai wanita Indonesia.Asumsi pertama adalah Mereka senang dengan Atmosfir di Negara lain, kedua mereka senang dengan kebudayaan Negara lain ini, Dan mungkin Asumsi yang terakhir adalah penduduk di Negara tempat wanita-wanita ini menetap.

Hipotesa

Teori pertama bahwa mereka senang dengan Atmosfir Negara Lain ini mungkin saja karena Negara tempat mereka menetap dan membuka usaha ekonomi ini lebih tidak ada polusi,kendaraannya lebih tertib,ataupun faktor yang lainnya.Teori Kedua bahwa mereka senang dengan kebudayaan lain mungkin saja benar.Karena ,mungkin kebudayaan Negara lain lebih mudah disesuaikan dengan Gaya Hidup yang mungkin juga sesuai dengan pemikiran wanita-wanita Indonesia ini,sehingga kebudayaan asing dijunjung tetapi kebudayaan sendiri dilupakan.Teori terakhir mengenai penduduk asli Negara ini mungkin karena mereka lebih menghargai,lebih ramah,dan menghormati para wanita Indonesia di dalam membuka usaha Ekonomi ini,menjadikan saingan didalam berbisnis Ekonomi ini sangat kecil.

Landasan teori

Teori bahwa para wanita Indonesia lebih senang untuk menetap di Negara lain dipicu dari peluang untuk melapangkan usaha perekonomian disana,karena berbuka usaha di luar negeri cukup besar,sehingga mereka senang untuk berbuka usaha disana dan dipicu dari repotnya transportasi pulang pergi karena berbeda benua,maka para wanita Indonesia ini memutuskan untuk menetap disana.Terdapat pula Bukti nyata dari hal tersebut.Dapat dilihat pada Pasal 65 ayat 1 UU (Undang-Undang)  Nomor 12 Tahun 18 Februari 2003 yang berbunyi “Setiap partai politik peserta pemilu dapat mengajukan calon anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) provinsi dan DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) kabupaten/kota untuk setiap daerah pemilihan dengan memperhatikan keterwakilan wanita sekurang-kurangnya 30%”. Ketentuan dari UU (Undang-Undang) di atas merupakan tindak lanjut dari konvensi PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa), yaitu persoalan yang menyangkut penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap wanita.
2
 Selain itu, Uni Antar Parlemen (Inter Parliamentary Union) pada tahun 1997 di New Delhi mendeklarasikan “Hak politik wanita harus dianggapi sebagai satu kesatuan dengan hak asasi manusia.
 Oleh karena itu, hak politik wanita tidak dapat dipisahkan dari hak asasi manusia”. UU (Undang-Undang) dan konvensi PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) tersebut menandakan bahwa dalam ranah politik peran wanita sudah mulai diakui dan diperhitungkan.

Pembahasan

Emansipasi wanita ini mengingatkan kita akan peran serta RA.Kartini,sesosok wanita yang begitu sangat penting perannya dibalik pergerakan ini.Raden Ajeng Kartini,disingkat R.A Kartini merupakan seorang pahlawan Indonesia yang memprakarsai pembebasan dari perbudakan terhadap para wanita Indonesia  pada zaman itu.Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara,21 April 1879.Kartini saat masih kecil tidak diizinkan untuk melanjutkan sekolah ketingkat yang lebih tinggi oleh orang tuanya.Kartini saat kecil dipingit menunggu untuk dinikahkan.Ia sedih dengan hal tersebut,tetapi tidak berani untuk menentang kedua orang tuanya.Untuk menghilangkan kesedihannya,ia mengumpulkan buku-buku pelajaran dan pada akhirnya dia jadi gemar membaca.Melalui buku inilah,kartini tertarik pada kemajuan berpikir wanita Eropa(Waktu itu Belanda masih menjajah Indonesia).Ia mulai mengumpulkan teman-teman wanitanya untuk diajarkan membaca dan menulis.Menurut Kartini,wanita tidak cukup hanya bekerja didapur.Wanita harus cerdas dan bisa disetarakan kemampuannya dengan laki-laki.Kartini juga mendirikan sekolah wanita pada saat itu.Namun diusianya yang ke-25 tahun beliau meninggal setelah melahirkan putra pertamanya.Beliau meninggal di Rembang,17 September 1904.Sebelum meninggal ,beliau menulis buku yang berjudul,”habis gelap terbitlah terang”,yang menjadi cikal bakal dari emansipasi para wanita.Buku ini berisikan tentang kumpulan surat Kartini yang pernah dikirimkan kepada sahabatnya Abendanon.Nasib wanita berubah secara perlahan atas perjuangan beliau. Perjuangan Kartini di antaranya adalah membebaskan wanita dari  diskriminasi  yang membatasi gerak wanita pada masa itu. Selain itu, Kartini juga berjuang membebaskan kaum wanita dari perbudakkan. Atas dasar perjuangan Kartini inilah sehingga kita sekarang mengenal  istilah emansipasi wanita.
Beberapa wanita Indonesia sudah membuktikan kepada bangsa bahwa mereka mampu memegang peran penting dalam membangun bangsa. Salah satu dari mereka adalah  Mari Elka Pangestu seorang ekonom Indonesia kelas dunia, Pamela Halomoan illustrator muda, Sri Mulyani Indrawati Direktur Pelaksana Bank Dunia,dll
 Banyak sekali contoh kecil dimasa sekarang yang menunjukan bahwa peranan wanita memang penting dalam pembangunan ekonomi dan peranan itu bukan kecil namun sangat besar, terutama bagi negara indonesia ini.
Tenaga kerja indonesia  merupakan salah satu penyumbang devisa terbesar.Dan sebagian besar adalah wanita.Cukup jelas menunjukan bahwa peranan wanita itu penting.Dengan bertambahnya devisa negara, otomatis meningkatkan pembangunan ekonomi negara tersebut.
3

Namun kenyataan yang ironis harus dihadapi oleh sebagian penyumbang devisa negara itu, maraknya penganiayaan, perlakuan tidak adil dan tidak dibayarnya upah merupakan contoh ketidakadilan untuk tenaga kerja indonesia.
Sangat tidak seimbang perlakuan yang didapat oleh para tki tersebut.Dalam satu sisi TKI telah memberikan peranan penting bagi tumbuhnya perekonomian suatu negara, dalam sisi lain TKW dianiaya dinegara lain, bahkan banyak pula yang pulang ke tempat asal hanya nama.Sungguh kenyataan yang sangat menyedihkan bagi wanita khususnya tenaga kerja indonesia.
Fakta diatas  adalah  satu dari sekian banyak kenyataan yang terjadi di indonesia.Dan tidak dapat dipungkiri bahwa pertumbuhan ekonomi indonesia merupakan pengaruh wanita, bukan hanya para politikus, menteri maupun para pengusaha, rakyat biasa ( tenaga kerja wanita) juga adalah peranan penting.
Lain halnya dengan generasi sekarang, wanita generasi muda sekarang sudah telah banyak terlena dan terombang-ambing oleh arus globalisasi yang semakin mewarnai dan meracuni bangsa. Tidak sedikit efek dari era globalisasi ini berpengaruh negatif sehingga tidak menutup kemungkinan partisipasi wanita dalam pembangunan bangsa pada masa mendatang tidak dapat berjalan, sehingga tidak ada lagi pembuktian bahwa wanita mampu berdiri membangun bangsa. Bahkan, persoalan ini apabila dibiarkan dan tidak ada usaha untuk melakukan perbaikan akan dapat menciptakan generasi muda yang bimbang dan tidak memiliki masa depan yang pasti.
Masih rendahnya keterlibatan dan partisipasi wanita khususnya generasi muda di dalam pembangunan ekonomi ini.Ditambah lagi oleh efek negatif globalisasi yang mempengaruhi pikiran-pikiran generasi muda (wanita) bangsa harus menjadi musuh bersama kita, dalam rangka menyukseskan pembangunan menyeluruh di negeri ini.
Demi membangun bangsa ini agar menjadi lebih baik lagi, kaum wanita tidak boleh melupakan hakikatnya sebagai seseorang wanita yang mempunyai sumber kelembutan. Sudah selayaknya kaum wanita perlu menyadari akan kodratnya. Wanita diharapkan bisa menjadi pendidik pertama dan utama bagi anak-anak yang dilahirkannya. Menjadi Ibu yang dapat membimbing mereka menjadi anak yang kuat, cerdas, dan mempunyai etika yang baik agar dapat berguna bagi bangsa, negara, dan agama. Itulah sebenarnya peran wanita yang utama selain berbagai peran di ketiga bidang kehidupan ekonomi, politik dan sosial. Wanita dituntut untuk menjalani kehidupan sesuai perannya masing-masing. Wanita telah menjadi sosok yang harus di hormati dan dilindungi dari berbagai kekerasan dan penganiayaan. Namun, wanita juga harus sadar akan tugas utamanya. Tugas ini mampu untuk menyadarkan wanita generasi muda untuk menjadi wanita yang terhormat, berharga dan sebagai kebanggaan bangsa.
Para wanita boleh saja untuk tinggal di luar negeri dan mengembangkan usaha perekonomian disana,tetapi mereka tidak boleh melupakan jati dirinya sebagai wanita Indonesia dengan kebudayaan timur yang dijunjung tinggi.Bisa juga dengan menetapnya para wanita ini di luar Indonesia mereka memperkenalkan kebudayaan Indonesia dan cirri-ciri wanita Indonesia yang dengan tutur kata yang santun,perilaku yang lembut dan sopan serta kepribadian yang ramah.
4
Tentu saja dengan menetapnya Para wanita Indonesia ini bisa memperkaya wawasan mereka tentang kebudayaan Luar yang beragam.Mereka harus pula menyaring kebudayaan luar ini dan diambil sisi positifnya. Dan mungkin mereka tanamkan terhadap diri anak-anak mereka kelak.Sehingga anak-anak mereka bisa menjadi penerus masa depan yang walaupun tinggal di Luar Indonesia tetapi tidak akan pernah lupa akan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia.

Penutup

Kesimpulan
Peranan wanita itu penting dengan bertambahnya devisa negara, otomatis meningkatkan pembangunan ekonomi negara tersebut .Dan tidak dapat dipungkiri bahwa pertumbuhan ekonomi indonesia merupakan pengaruh wanita, bukan hanya para politikus, menteri maupun para pengusaha, rakyat biasa ( tenaga kerja wanita) juga adalah peranan penting. Wanita telah menjadi sosok yang harus di hormati dan dilindungi dari berbagai kekerasan dan penganiayaan. Namun, wanita juga harus sadar akan tugas utamanya. Tugas ini mampu untuk menyadarkan wanita generasi muda untuk menjadi wanita yang terhormat, berharga dan sebagai kebanggaan bangsa.
Para wanita boleh saja untuk tinggal di luar negeri dan mengembangkan usaha perekonomian disana,tetapi mereka tidak boleh melupakan jati dirinya sebagai wanita Indonesia dengan kebudayaan timur yang dijunjung tinggi.

Saran
Agar para wanita Indonesia di era globalisasi ini dapat turut serta didalam pembangunan ekonomi dan tentu saja tidak terlena dengan arus globalisasi.Emansipasi wanita berkat kerja keras Raden Ajeng kita,RA Kartini harus selalu dipelihara.Karena kita tinggal melanjutkan usaha yang RA Kartini perjuangkan.Semangat Para Wanita Indonesia.






5

penulisan ilmiah

0 comments

DAFTAR ISI :

Kata Pengantar ........................................................................................................i
Daftar Isi .................................................................................................................ii
Latar Belakang ........................................................................................................1
Permasalahan …………………………..................................................................1
-          Pembatasan Masalah ……………........................................................1
-          Asumsi ………………………………………………………………..2
-          Hipotesa …………………………………………………………........2
Landasan Teori …………………………………………………………………...2
Pembahasan ………………………………………………………………………3
Penutup …………………………………………………………………………...5
-          Kesimpulan …………………………………………………………...5
-          Saran ………………………………………………………………….5
Daftar Pustaka …………………………………………………………………....6













ii

Penulisan ilmiah

0 comments

KATA PENGANTAR

            Puji dan syukur Penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmatnya yang telah dilimpahkan kepada Penulis sehingga Penulis dapat menyelesaikan PENULISAN ILMIAH TEORI ORGANISASI UMUM 2 (softskill) yang merupakan tugas untuk semester 4.
            Dalam pembuatan penulisan ilmiah ini,Penulis menggunakan tema yang telah diberikan oleh Dosen kami yaitu tentang EKONOMI, yang berisi tentang hubungan Emansipasi wanita dengan pembangunan Ekonomi.
            Akhir kata,semoga penulisan ilmiah ini dapat dijadikan salah satu referensi bagi teman-teman dan berguna bagi teman-teman dan Penulis sendiri.
                                                                                           










PENULIS








i

Penulisan Ilmiah Teori Organisasi Umum 2 ( “Wanita,Emansipasi dan Peranannya didalam Pembangunan Ekonomi” ) 2KA16

0 comments
PENULISAN ILMIAH
Teori Organisasi Umum 2


“Wanita,Emansipasi dan Peranannya didalam Pembangunan Ekonomi”

DISUSUN OLEH :
Sakina Mutiara Chuldun
18111245
2KA16


UNIVERSITAS GUNADARMA
2013




Tugas Teori Organisasi Umum 2-Tujuan Ekonomi (2KA16-18111245)

0 comments

Resume

Tujuan Ekonomi
1) Stabilitas Ekonomi : Syarat untuk tercapainya peningkatan kesejahteraan rakyat melalui pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Perekonomian yang tidak stabil menimbulkan biaya yang tinggi bagi perekonomian dan masyarakat.
2) Pertumbuhan Ekonomi :. proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional yang menyebabkan keberhasilan pembangunan ekonomi.
3) Pemerataan Ekonomi : untuk mewujudkan kesejahteraan umum secara adil dan merata contohnya dengan menjalankan kebijakan diskriminasi harga bahan bakar minyak (BBM) dan bahan pokok masyarakat.
Kelangkaan BBM menyebabkan penurunan produksi dengan keuntungan yang menurun juga.Sebaliknya jika BBM itu melimpah di bumimakan akan menyebabkan meningkatnya produksi dengan keuntungan yang semakin bertambah.

 Materi yang Relevan
DEFINISI DAN TUJUAN EKONOMI

 Perkataan ekonomi berasal dari bahasa Greek (yunani) yaitu ‘oikos’ dan ‘nomos’ yang artinya: peraturan rumah tangga.
 Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari segala prilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dengan tujuan memperoleh falah (kedamaian dan kesejahteraan dunia dan akhirat).
 Pengertian Ekonomi menurut para ahli :
 1) Adam Smith mendefinisikan ekonomi sebagai kajian tentang sebab-sebab terjadinya kekayaan.
 2) F.A. Walker menyatakan ekonomi adalah satu cabang ilmu yang berhubungan dengan kekayaan.
 3) David Ricardo mendefinisikan ilmu ekonomi sebagai suatu kajian tentang hukum berbagai jenis golongan masyarakat.
 4) J.B. Say mendefinisikan ekonomi sebagai suatu kajian tentang peraturan yang menentukan kekayaan.
 5) J.S. Mill mendefinisikan ekonomi sebagai suatu ilmu yang berhubungan dengan pengeluaran hasil negara.
 Definisi Ekonomi Modern : Ekonomi adalah suatu kajian ilmu sosial yang fokus terhadap bagaimana masyarakat memilih dan menggunakan sumber-sumber pengeluaran yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak terbatas.
  Pendapat Tokoh Ekonomi Modern
 Lionel Robbins yang mendefinisikan ekonomi ialah suatu ilmu yang mengkaji tingkah laku manusia yang berhubungan dengan kehendak mereka yang tidak terbatas dengan sumber-sumber terbatas dengan memaksimalkan kegunaan (utility).
 Lionel Robbins membuat definisi ini berdasarkan empat ciri dasar kehidupan manusia yaitu:
 -Manusia mempunyai kehendak untuk dipenuhi.
 -Alat (uang) untuk memenuhi kehendak tersebut terbatas.
 -Sumber yang terbatas digunakan untuk beberapa pilihan kegunaan.
 -Manusia perlu membuat pilihan
Tujuan ekonomi menurut paham ajaran agama Islam :
 1. Pertama, kegiatan ekonomi atau muamalah bertujuan untuk memperoleh kesejahteraan ekonomi dalam batas-batas norma-norma moral Islami. Agama Islam membolehkan manusia untuk menikmati rezeki dari Allah namun tidak boleh berlebihan dalam pola konsumsi (QS. 2:60, 168, 172; 6:142; 7:31, 160; 16:114; 20:81; 23:51; 34:15; 67:15).
 2. Kedua, tatanan ekonomi yang diusahakan bertujuan untuk membina persaudaraan dan menegakkan keadilan universal. Islam menginginkan terbinanya tatanan sosial di mana semua individu mempunyai rasa persaudaraan dan keterikatan layaknya suatu keluarga yang berasal dari orangtua yang sama (QS. 49:13).
 3. Ketiga, distribusi pendapatan yang seimbang. Islam mempunyai komitmen yang tinggi terhadap persaudaraan manusia dan keadilan. Oleh karena itu, ketidakadilan ekonomi tidak dibenarkan dalam Islam. Ketidakmerataan ekonomi tersebut hanya akan meruntuhkan rasa persaudaraan antar sesama manusia yang ingin dibina oleh Islam. Menurut ajaran Islam, semua sumber daya yang tersedia merupakan ‘karunia Allah SWT yang diberikan kepada semua manusia’ (QS. 2:29), sehingga tidak ada alasan kalau sumberdaya ekonomi itu hanya terkonsentrasi pada beberapa kelompok manusia (QS. 59:7).
 4. Keempat, tatanan ekonomi dalam Islam bertujuan untuk mewujudkan kebebasan manusia dalam konteks kesejahteraan sosial. Salah satu misi yang diemban oleh Muhammad saw adalah untuk melepaskan manusia dari beban-beban dan belenggu yang ada pada mereka (QS. 7:157).

Stabilitas Ekonomi
Stabilitas perekonomian adalah prasyarat dasar untuk tercapainya peningkatan kesejahteraan rakyat melalui pertumbuhan yang tinggi dan peningkatan kualitas pertumbuhan. Stabilitas perekonomian sangat penting untuk memberikan kepastian berusaha bagi para pelaku ekonomi. Stabilitas ekonomi makro dicapai ketika hubungan variabel ekonomi makro yang utama berada dalam keseimbangan, misalnya antara permintaan domestik dengan keluaran nasional, neraca pembayaran, penerimaan dan pengeluaran fiskal, serta tabungan dan investasi. Hubungan tersebut tidak selalu harus dalam keseimbangan yang sangat tepat. Ketidakseimbangan fiskal dan neraca pembayaran misalnya tetap sejalan dengan stabilitas ekonomi asalkan dapat dibiayai secara berkesinambungan.
Perekonomian yang tidak stabil menimbulkan biaya yang tinggi bagi perekonomian dan masyarakat. Ketidakstabilan akan menyulitkan masyarakat, baik swasta maupun rumah tangga, untuk menyusun rencana ke depan, khususnya dalam jangka lebih panjang yang dibutuhkan bagi investasi. Tingkat investasi yang rendah akan menurunkan potensi pertumbuhan ekonomi panjang. Adanya fluktuasi yang tinggi dalam pertumbuhan keluaran produksi akan mengurangi tingkat keahlian tenaga kerja yang lama menganggur. Inflasi yang tinggi dan fluktuasi yang tinggi menimbulkan biaya yang sangat besar kepada masyarakat. Beban terberat akibat inflasi yang tinggi akan dirasakan oleh penduduk miskin yang mengalami penurunan daya beli. Inflasi yang berfluktuasi tinggi menyulitkan pembedaan pergerakan harga yang disebabkan oleh perubahan permintaan atau penawaran barang dan jasa dari kenaikan umum harga-harga yang disebabkan oleh permintaan yang berlebih. Akibatnya terjadi alokasi inefisiensi sumber daya.
Mengingat pentingnya stabilitas ekonomi makro bagi kelancaran dan pencapaian sasaran pembangunan nasional, Pemerintah bertekad untuk terus menciptakan dan memantapkan stabilitas ekonomi makro. Salah satu arah kerangka ekonomi makro dalam jangka menengah adalah untuk menjaga stabilitas ekonomi makro dan mencegah timbulnya fluktuasi yang berlebihan di dalam perekonomian.

Pertumbuhan ekonomi

Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.
Cara Mengukur Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat diukur dengan cara membandingkan, misalnya untuk ukuran nasional, Gross National Product (GNP), tahun yang sedang berjalan dengan tahun sebelumnya.
Teori Pertumbuhan Ekonomi
Teori dibangun berdasarkan pengalaman empiris, sehingga teori dapat dijadikan sebagai dasar untuk memprediksi dan membuat suatu kebijakan. Terdapat beberapa teori yang mengungkapkan tentang konsep pertumbuhan ekonomi, secara umum teori tersebut sebagai berikut:
Teori Pertumbuhan Ekonomi Historis
Teori ini dikemukakan oleh beberapa ahli sebagai berikut:
Friedrich List (1789-1846)
Menurut Friendrich List, pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dapat dibagi menjadi empat tahap sebagai berikut:
-Masa berburu dan pengembaraan
-Masa beternak dan bertani
-Masa bertani dan kerajinan
-Masa kerajinan, industri, perdagangan
Karl Butcher (1847-1930)
Menurut Karl Bucher, pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dapat dibedakan menjadi empat tingkatan sebagai berikut:
-Masa rumah tangga tertutup
-Rumah tangga kota
-Rumah tangga bangsa
-Rumah tangga dunia

Faktor-Faktor Pertumbuhan Ekonomi
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah:
-Faktor Sumber Daya Manusia
Sama halnya dengan proses pembangunan, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh SDM. Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam proses pembangunan, cepat lambatnya proses pembangunan tergantung kepada sejauhmana sumber daya manusianya selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan proses pembangunan.
-Faktor Sumber Daya Alam
Sebagian besar negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan proses pembangunannya. Namun demikian, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun sumber daya manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Sumber daya alam yang dimaksud dinataranya kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan hasil hutan dan kekayaan laut.
-Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya percepatan proses pembangunan, pergantian pola kerja yang semula menggunakan tangan manusia digantikan oleh mesin-mesin canggih berdampak kepada aspek efisiensi, kualitas dan kuantitas serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan dan pada akhirnya berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian.
-Faktor Budaya
Faktor budaya memberikan dampak tersendiri terhadap pembangunan ekonomi yang dilakukan, faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan. Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN, dan sebagainya.
-Sumber Daya Modal
Sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah SDA dan meningkatkan kualitas IPTEK. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas.

PEMERATAAN EKONOMI
 Inflasi yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menurunkan pendapatan masyarakat. Penurunan pendapatan masyarakat akan dirasakan secara nyata oleh golongan masyarakat menengah kebawah. Penurunan pendapatan berkorelasi positif dengan menurunnya kesejahteraan. Indikator kesejahteraan yang selalu digunakan ada dua yakni tingkat pengangguran dan kemiskinan. Jumlah pengangguran tahun 2009 adalah 9,25 juta jiwa, turun menjadi 8,5 juta jiwa pada tahun 2010 atau turun sebesar 667 ribu orang. Jumlah ini belum termasuk pengangguran setengah terbuka atau tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu yang meningkat dari waktu ke waktu sejalan dengan kesempatan kerja yang terbatas. Pada tahun 2010, pengangguran setengah terbuka diperkirakan mencapai 32 juta jiwa lebih. Pengangguran setengah terbuka inilah yang mencerminkan tingkat kesejahteraan tenaga kerja di tanah air.
 Sedangkan angka kemiskinan tahun 2010 mencapai 31,02 juta jiwa. Namun, kalau melihat angka kemiskinan relatif diperkirakan mencapai 30 juta jiwa lebih. Kemiskinan relatif lebih diposisikan sebagai golongan masyarakat yang rentan miskin apabila tingkat inflasi terus bertambah dan berbagai kebijakan kurang optimal berpihak bagi program penyangga kemiskinan.
 Pemerataan ekonomi merupakan amanah Pembukaan UUD 1945 yang memberi pesan mewujudkan kesejahteraan umum secara adil dan merata. Untuk itu, diperlukan pemecahan masalah pemerataan ekonomi secara strategis dan sistematis. Pemecahan yang dapat dilakukan adalah dengan menjalankan kebijakan diskriminasi harga bahan bakar minyak (BBM) dan bahan pokok masyarakat menurut keragaman tingkat inflasi masing-masing daerah, peningkatan anggaran pengentasan rakyat dari jurang kemiskinan, membentuk forum pengendalian inflasi daerah untuk menahan laju peningkatan harga kebutuhan pokok masyarakat, memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah dengan perusahaan swasta dan perusahaan negara dalam rangka perluasan penciptaan kesempatan kerja, menyusun peraturan daerah yang memberikan kermudahan aksesibilitas terbukanya lapangan usaha produktif bagi usaha berskala mikro dan kecil.
 Dengan demikian pemerataan ekonomi terutama di daerah dapat terwujudkan secara nyata, yang berimplikasi terhadap penguatan fondasi struktur keuangan rumah tangga. Semakin kuat struktur keuangan diharapkan akan mampu mengimbangi laju inflasi yang meningkat. Pada akhirnya harga-harga akan kembali pada posisi keseimbangan semula yang positif bagi pasar.


Sumber :
Yahoo Answer (Stabilitas Ekonomi)




                                                                                    Sakina Mutiara Chuldun
                                                                             18111245
                                                                               2KA16





Tuesday, June 11, 2013

Daftar Pustaka Penulisan Ilmiah

Posted by BlushyblushyBlog at Tuesday, June 11, 2013 0 comments

Daftar Pustaka






















6

Isi Penulisan Ilmiah Teori Organisasi Umum 2

Posted by BlushyblushyBlog at Tuesday, June 11, 2013 0 comments

Latar Belakang

Wanita,sesosok makhluk indah yang jaman dahulu sering dianggap sebelah mata mulai menunjukkan kekuatannya. Wanita biasanya identik dengan urusan kamar dan dapur rumah tangga. Namun, saat emansipasi wanita dan perjuangan kesetaraan gender yang disuarakan oleh kaum wanita merubah sebahagian bahkan keseluruhan peran wanita.Saat ini, wanita sudah banyak yang berpikir untuk berkarir di perusahaan dan banyak juga yang terjun langsung menjadi pebisnis dan adapula sebagian dari mereka yang dikirim ke luar negeri untuk menjadi Tenaga Kerja(TKI).Hal ini mulai menggeser paradigma yang dulunya laki-laki pasti lebih tinggi posisinya dibandingkan wanita.
Emansipasi wanita merupakan proses pembebasan kaum wanita dari status sosial ekonomi yang rendah atau dari pengekangan hukum yang membatasi kemungkinan untuk berkembang dan untuk maju. Emansipasi juga dapat dikatakan sebagai suatu gerakan yang dilakukan oleh kaum wanita untuk meningkatkan harkat dan martabatnya dari kesenjangan terhadap kaum pria sehingga dapat mencapai kesetaraan. Dengan kata lain, emansipasi wanita adalah gerakan kaum wanita untuk mensejajarkan diri dengan kaum pria.
Seiring dengan perkembangan zaman, melalui gerakan emansipasi ini,wanita Indonesia akhirnya dapat mensejajarkan diri dengan kaum pria dalam berbagai bidang kehidupan, terutama dibidang Ekonomi, seperti contoh, tidak sedikit wanita yang menjadi tulang punggung keluarga atau membantu  suami bekerja.Ada para wanita yang menjadi Tenaga Kerja di Negara Asing, bahkan ada beberapa wanita yang mengerjakan pekerjaan pria sebagai supir bus,supir Angkutan Umum,becak,dll.
Ada juga beberapa wanita Indonesia yag Go-Internasional dengan membuka bisnis di luar Negeri,dan kemudian menetap disana dalam jangka waktu yang lama.Raden Ajeng Kartini pasti bangga akan hal ini.
Permasalahan

Pembatasan Masalah

Perjuangan seorang R.A Kartini membebaskan belenggu wanita Indonesia dari diskriminasi perbedaan gender pada saat itu membuahkan hasil.Dan saat ini para wanita Indonesia mampu menunjukkan kekuatannya dan bisa disetarakan dengan laki-laki.Wanita juga bebas menentukan pilihan,di sisi lain menjadi seorang ibu.Di Zaman ini,banyak wanita yang berhasil menjadi pengusaha,pebisnis,dan membuka usaha dagang sampai di eksport ke luar negeri.Ini merupakan suatu pencapaian luar biasa berkat kerja keras dari RA.Kartini.Banyak dari mereka yang juga stay di luar untuk membuka usaha bisnisnya,misalnya berbisnis kuliner,perancang baju,illustrator dan bekerja di perusahaan animasi,bahkan ada pula yang ikut serta dengan suaminya yang berkebangsaan asing untuk menetap disana.
1
Ironisnya,ada sebagian dari mereka yang cukup nyaman tinggal di luar negeri sehingga mereka melupakan identitas mereka sebagai bangsa Indonesia.
Asumsi

Ada beberapa praduga dimana para wanita Indonesia ini cukup nyaman menetap di Luar Negeri lalu membuka usaha bisnis,dan Bagaikan “Kacang lupa pada kulitnya”.Mereka lupa akan identitas mereka sebagai wanita Indonesia.Asumsi pertama adalah Mereka senang dengan Atmosfir di Negara lain, kedua mereka senang dengan kebudayaan Negara lain ini, Dan mungkin Asumsi yang terakhir adalah penduduk di Negara tempat wanita-wanita ini menetap.

Hipotesa

Teori pertama bahwa mereka senang dengan Atmosfir Negara Lain ini mungkin saja karena Negara tempat mereka menetap dan membuka usaha ekonomi ini lebih tidak ada polusi,kendaraannya lebih tertib,ataupun faktor yang lainnya.Teori Kedua bahwa mereka senang dengan kebudayaan lain mungkin saja benar.Karena ,mungkin kebudayaan Negara lain lebih mudah disesuaikan dengan Gaya Hidup yang mungkin juga sesuai dengan pemikiran wanita-wanita Indonesia ini,sehingga kebudayaan asing dijunjung tetapi kebudayaan sendiri dilupakan.Teori terakhir mengenai penduduk asli Negara ini mungkin karena mereka lebih menghargai,lebih ramah,dan menghormati para wanita Indonesia di dalam membuka usaha Ekonomi ini,menjadikan saingan didalam berbisnis Ekonomi ini sangat kecil.

Landasan teori

Teori bahwa para wanita Indonesia lebih senang untuk menetap di Negara lain dipicu dari peluang untuk melapangkan usaha perekonomian disana,karena berbuka usaha di luar negeri cukup besar,sehingga mereka senang untuk berbuka usaha disana dan dipicu dari repotnya transportasi pulang pergi karena berbeda benua,maka para wanita Indonesia ini memutuskan untuk menetap disana.Terdapat pula Bukti nyata dari hal tersebut.Dapat dilihat pada Pasal 65 ayat 1 UU (Undang-Undang)  Nomor 12 Tahun 18 Februari 2003 yang berbunyi “Setiap partai politik peserta pemilu dapat mengajukan calon anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) provinsi dan DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) kabupaten/kota untuk setiap daerah pemilihan dengan memperhatikan keterwakilan wanita sekurang-kurangnya 30%”. Ketentuan dari UU (Undang-Undang) di atas merupakan tindak lanjut dari konvensi PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa), yaitu persoalan yang menyangkut penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap wanita.
2
 Selain itu, Uni Antar Parlemen (Inter Parliamentary Union) pada tahun 1997 di New Delhi mendeklarasikan “Hak politik wanita harus dianggapi sebagai satu kesatuan dengan hak asasi manusia.
 Oleh karena itu, hak politik wanita tidak dapat dipisahkan dari hak asasi manusia”. UU (Undang-Undang) dan konvensi PBB (Persatuan Bangsa-Bangsa) tersebut menandakan bahwa dalam ranah politik peran wanita sudah mulai diakui dan diperhitungkan.

Pembahasan

Emansipasi wanita ini mengingatkan kita akan peran serta RA.Kartini,sesosok wanita yang begitu sangat penting perannya dibalik pergerakan ini.Raden Ajeng Kartini,disingkat R.A Kartini merupakan seorang pahlawan Indonesia yang memprakarsai pembebasan dari perbudakan terhadap para wanita Indonesia  pada zaman itu.Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara,21 April 1879.Kartini saat masih kecil tidak diizinkan untuk melanjutkan sekolah ketingkat yang lebih tinggi oleh orang tuanya.Kartini saat kecil dipingit menunggu untuk dinikahkan.Ia sedih dengan hal tersebut,tetapi tidak berani untuk menentang kedua orang tuanya.Untuk menghilangkan kesedihannya,ia mengumpulkan buku-buku pelajaran dan pada akhirnya dia jadi gemar membaca.Melalui buku inilah,kartini tertarik pada kemajuan berpikir wanita Eropa(Waktu itu Belanda masih menjajah Indonesia).Ia mulai mengumpulkan teman-teman wanitanya untuk diajarkan membaca dan menulis.Menurut Kartini,wanita tidak cukup hanya bekerja didapur.Wanita harus cerdas dan bisa disetarakan kemampuannya dengan laki-laki.Kartini juga mendirikan sekolah wanita pada saat itu.Namun diusianya yang ke-25 tahun beliau meninggal setelah melahirkan putra pertamanya.Beliau meninggal di Rembang,17 September 1904.Sebelum meninggal ,beliau menulis buku yang berjudul,”habis gelap terbitlah terang”,yang menjadi cikal bakal dari emansipasi para wanita.Buku ini berisikan tentang kumpulan surat Kartini yang pernah dikirimkan kepada sahabatnya Abendanon.Nasib wanita berubah secara perlahan atas perjuangan beliau. Perjuangan Kartini di antaranya adalah membebaskan wanita dari  diskriminasi  yang membatasi gerak wanita pada masa itu. Selain itu, Kartini juga berjuang membebaskan kaum wanita dari perbudakkan. Atas dasar perjuangan Kartini inilah sehingga kita sekarang mengenal  istilah emansipasi wanita.
Beberapa wanita Indonesia sudah membuktikan kepada bangsa bahwa mereka mampu memegang peran penting dalam membangun bangsa. Salah satu dari mereka adalah  Mari Elka Pangestu seorang ekonom Indonesia kelas dunia, Pamela Halomoan illustrator muda, Sri Mulyani Indrawati Direktur Pelaksana Bank Dunia,dll
 Banyak sekali contoh kecil dimasa sekarang yang menunjukan bahwa peranan wanita memang penting dalam pembangunan ekonomi dan peranan itu bukan kecil namun sangat besar, terutama bagi negara indonesia ini.
Tenaga kerja indonesia  merupakan salah satu penyumbang devisa terbesar.Dan sebagian besar adalah wanita.Cukup jelas menunjukan bahwa peranan wanita itu penting.Dengan bertambahnya devisa negara, otomatis meningkatkan pembangunan ekonomi negara tersebut.
3

Namun kenyataan yang ironis harus dihadapi oleh sebagian penyumbang devisa negara itu, maraknya penganiayaan, perlakuan tidak adil dan tidak dibayarnya upah merupakan contoh ketidakadilan untuk tenaga kerja indonesia.
Sangat tidak seimbang perlakuan yang didapat oleh para tki tersebut.Dalam satu sisi TKI telah memberikan peranan penting bagi tumbuhnya perekonomian suatu negara, dalam sisi lain TKW dianiaya dinegara lain, bahkan banyak pula yang pulang ke tempat asal hanya nama.Sungguh kenyataan yang sangat menyedihkan bagi wanita khususnya tenaga kerja indonesia.
Fakta diatas  adalah  satu dari sekian banyak kenyataan yang terjadi di indonesia.Dan tidak dapat dipungkiri bahwa pertumbuhan ekonomi indonesia merupakan pengaruh wanita, bukan hanya para politikus, menteri maupun para pengusaha, rakyat biasa ( tenaga kerja wanita) juga adalah peranan penting.
Lain halnya dengan generasi sekarang, wanita generasi muda sekarang sudah telah banyak terlena dan terombang-ambing oleh arus globalisasi yang semakin mewarnai dan meracuni bangsa. Tidak sedikit efek dari era globalisasi ini berpengaruh negatif sehingga tidak menutup kemungkinan partisipasi wanita dalam pembangunan bangsa pada masa mendatang tidak dapat berjalan, sehingga tidak ada lagi pembuktian bahwa wanita mampu berdiri membangun bangsa. Bahkan, persoalan ini apabila dibiarkan dan tidak ada usaha untuk melakukan perbaikan akan dapat menciptakan generasi muda yang bimbang dan tidak memiliki masa depan yang pasti.
Masih rendahnya keterlibatan dan partisipasi wanita khususnya generasi muda di dalam pembangunan ekonomi ini.Ditambah lagi oleh efek negatif globalisasi yang mempengaruhi pikiran-pikiran generasi muda (wanita) bangsa harus menjadi musuh bersama kita, dalam rangka menyukseskan pembangunan menyeluruh di negeri ini.
Demi membangun bangsa ini agar menjadi lebih baik lagi, kaum wanita tidak boleh melupakan hakikatnya sebagai seseorang wanita yang mempunyai sumber kelembutan. Sudah selayaknya kaum wanita perlu menyadari akan kodratnya. Wanita diharapkan bisa menjadi pendidik pertama dan utama bagi anak-anak yang dilahirkannya. Menjadi Ibu yang dapat membimbing mereka menjadi anak yang kuat, cerdas, dan mempunyai etika yang baik agar dapat berguna bagi bangsa, negara, dan agama. Itulah sebenarnya peran wanita yang utama selain berbagai peran di ketiga bidang kehidupan ekonomi, politik dan sosial. Wanita dituntut untuk menjalani kehidupan sesuai perannya masing-masing. Wanita telah menjadi sosok yang harus di hormati dan dilindungi dari berbagai kekerasan dan penganiayaan. Namun, wanita juga harus sadar akan tugas utamanya. Tugas ini mampu untuk menyadarkan wanita generasi muda untuk menjadi wanita yang terhormat, berharga dan sebagai kebanggaan bangsa.
Para wanita boleh saja untuk tinggal di luar negeri dan mengembangkan usaha perekonomian disana,tetapi mereka tidak boleh melupakan jati dirinya sebagai wanita Indonesia dengan kebudayaan timur yang dijunjung tinggi.Bisa juga dengan menetapnya para wanita ini di luar Indonesia mereka memperkenalkan kebudayaan Indonesia dan cirri-ciri wanita Indonesia yang dengan tutur kata yang santun,perilaku yang lembut dan sopan serta kepribadian yang ramah.
4
Tentu saja dengan menetapnya Para wanita Indonesia ini bisa memperkaya wawasan mereka tentang kebudayaan Luar yang beragam.Mereka harus pula menyaring kebudayaan luar ini dan diambil sisi positifnya. Dan mungkin mereka tanamkan terhadap diri anak-anak mereka kelak.Sehingga anak-anak mereka bisa menjadi penerus masa depan yang walaupun tinggal di Luar Indonesia tetapi tidak akan pernah lupa akan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia.

Penutup

Kesimpulan
Peranan wanita itu penting dengan bertambahnya devisa negara, otomatis meningkatkan pembangunan ekonomi negara tersebut .Dan tidak dapat dipungkiri bahwa pertumbuhan ekonomi indonesia merupakan pengaruh wanita, bukan hanya para politikus, menteri maupun para pengusaha, rakyat biasa ( tenaga kerja wanita) juga adalah peranan penting. Wanita telah menjadi sosok yang harus di hormati dan dilindungi dari berbagai kekerasan dan penganiayaan. Namun, wanita juga harus sadar akan tugas utamanya. Tugas ini mampu untuk menyadarkan wanita generasi muda untuk menjadi wanita yang terhormat, berharga dan sebagai kebanggaan bangsa.
Para wanita boleh saja untuk tinggal di luar negeri dan mengembangkan usaha perekonomian disana,tetapi mereka tidak boleh melupakan jati dirinya sebagai wanita Indonesia dengan kebudayaan timur yang dijunjung tinggi.

Saran
Agar para wanita Indonesia di era globalisasi ini dapat turut serta didalam pembangunan ekonomi dan tentu saja tidak terlena dengan arus globalisasi.Emansipasi wanita berkat kerja keras Raden Ajeng kita,RA Kartini harus selalu dipelihara.Karena kita tinggal melanjutkan usaha yang RA Kartini perjuangkan.Semangat Para Wanita Indonesia.






5

penulisan ilmiah

Posted by BlushyblushyBlog at Tuesday, June 11, 2013 0 comments

DAFTAR ISI :

Kata Pengantar ........................................................................................................i
Daftar Isi .................................................................................................................ii
Latar Belakang ........................................................................................................1
Permasalahan …………………………..................................................................1
-          Pembatasan Masalah ……………........................................................1
-          Asumsi ………………………………………………………………..2
-          Hipotesa …………………………………………………………........2
Landasan Teori …………………………………………………………………...2
Pembahasan ………………………………………………………………………3
Penutup …………………………………………………………………………...5
-          Kesimpulan …………………………………………………………...5
-          Saran ………………………………………………………………….5
Daftar Pustaka …………………………………………………………………....6













ii

Penulisan ilmiah

Posted by BlushyblushyBlog at Tuesday, June 11, 2013 0 comments

KATA PENGANTAR

            Puji dan syukur Penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmatnya yang telah dilimpahkan kepada Penulis sehingga Penulis dapat menyelesaikan PENULISAN ILMIAH TEORI ORGANISASI UMUM 2 (softskill) yang merupakan tugas untuk semester 4.
            Dalam pembuatan penulisan ilmiah ini,Penulis menggunakan tema yang telah diberikan oleh Dosen kami yaitu tentang EKONOMI, yang berisi tentang hubungan Emansipasi wanita dengan pembangunan Ekonomi.
            Akhir kata,semoga penulisan ilmiah ini dapat dijadikan salah satu referensi bagi teman-teman dan berguna bagi teman-teman dan Penulis sendiri.
                                                                                           










PENULIS








i

Penulisan Ilmiah Teori Organisasi Umum 2 ( “Wanita,Emansipasi dan Peranannya didalam Pembangunan Ekonomi” ) 2KA16

Posted by BlushyblushyBlog at Tuesday, June 11, 2013 0 comments
PENULISAN ILMIAH
Teori Organisasi Umum 2


“Wanita,Emansipasi dan Peranannya didalam Pembangunan Ekonomi”

DISUSUN OLEH :
Sakina Mutiara Chuldun
18111245
2KA16


UNIVERSITAS GUNADARMA
2013




Tugas Teori Organisasi Umum 2-Tujuan Ekonomi (2KA16-18111245)

Posted by BlushyblushyBlog at Tuesday, June 11, 2013 0 comments

Resume

Tujuan Ekonomi
1) Stabilitas Ekonomi : Syarat untuk tercapainya peningkatan kesejahteraan rakyat melalui pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Perekonomian yang tidak stabil menimbulkan biaya yang tinggi bagi perekonomian dan masyarakat.
2) Pertumbuhan Ekonomi :. proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional yang menyebabkan keberhasilan pembangunan ekonomi.
3) Pemerataan Ekonomi : untuk mewujudkan kesejahteraan umum secara adil dan merata contohnya dengan menjalankan kebijakan diskriminasi harga bahan bakar minyak (BBM) dan bahan pokok masyarakat.
Kelangkaan BBM menyebabkan penurunan produksi dengan keuntungan yang menurun juga.Sebaliknya jika BBM itu melimpah di bumimakan akan menyebabkan meningkatnya produksi dengan keuntungan yang semakin bertambah.

 Materi yang Relevan
DEFINISI DAN TUJUAN EKONOMI

 Perkataan ekonomi berasal dari bahasa Greek (yunani) yaitu ‘oikos’ dan ‘nomos’ yang artinya: peraturan rumah tangga.
 Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari segala prilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dengan tujuan memperoleh falah (kedamaian dan kesejahteraan dunia dan akhirat).
 Pengertian Ekonomi menurut para ahli :
 1) Adam Smith mendefinisikan ekonomi sebagai kajian tentang sebab-sebab terjadinya kekayaan.
 2) F.A. Walker menyatakan ekonomi adalah satu cabang ilmu yang berhubungan dengan kekayaan.
 3) David Ricardo mendefinisikan ilmu ekonomi sebagai suatu kajian tentang hukum berbagai jenis golongan masyarakat.
 4) J.B. Say mendefinisikan ekonomi sebagai suatu kajian tentang peraturan yang menentukan kekayaan.
 5) J.S. Mill mendefinisikan ekonomi sebagai suatu ilmu yang berhubungan dengan pengeluaran hasil negara.
 Definisi Ekonomi Modern : Ekonomi adalah suatu kajian ilmu sosial yang fokus terhadap bagaimana masyarakat memilih dan menggunakan sumber-sumber pengeluaran yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak terbatas.
  Pendapat Tokoh Ekonomi Modern
 Lionel Robbins yang mendefinisikan ekonomi ialah suatu ilmu yang mengkaji tingkah laku manusia yang berhubungan dengan kehendak mereka yang tidak terbatas dengan sumber-sumber terbatas dengan memaksimalkan kegunaan (utility).
 Lionel Robbins membuat definisi ini berdasarkan empat ciri dasar kehidupan manusia yaitu:
 -Manusia mempunyai kehendak untuk dipenuhi.
 -Alat (uang) untuk memenuhi kehendak tersebut terbatas.
 -Sumber yang terbatas digunakan untuk beberapa pilihan kegunaan.
 -Manusia perlu membuat pilihan
Tujuan ekonomi menurut paham ajaran agama Islam :
 1. Pertama, kegiatan ekonomi atau muamalah bertujuan untuk memperoleh kesejahteraan ekonomi dalam batas-batas norma-norma moral Islami. Agama Islam membolehkan manusia untuk menikmati rezeki dari Allah namun tidak boleh berlebihan dalam pola konsumsi (QS. 2:60, 168, 172; 6:142; 7:31, 160; 16:114; 20:81; 23:51; 34:15; 67:15).
 2. Kedua, tatanan ekonomi yang diusahakan bertujuan untuk membina persaudaraan dan menegakkan keadilan universal. Islam menginginkan terbinanya tatanan sosial di mana semua individu mempunyai rasa persaudaraan dan keterikatan layaknya suatu keluarga yang berasal dari orangtua yang sama (QS. 49:13).
 3. Ketiga, distribusi pendapatan yang seimbang. Islam mempunyai komitmen yang tinggi terhadap persaudaraan manusia dan keadilan. Oleh karena itu, ketidakadilan ekonomi tidak dibenarkan dalam Islam. Ketidakmerataan ekonomi tersebut hanya akan meruntuhkan rasa persaudaraan antar sesama manusia yang ingin dibina oleh Islam. Menurut ajaran Islam, semua sumber daya yang tersedia merupakan ‘karunia Allah SWT yang diberikan kepada semua manusia’ (QS. 2:29), sehingga tidak ada alasan kalau sumberdaya ekonomi itu hanya terkonsentrasi pada beberapa kelompok manusia (QS. 59:7).
 4. Keempat, tatanan ekonomi dalam Islam bertujuan untuk mewujudkan kebebasan manusia dalam konteks kesejahteraan sosial. Salah satu misi yang diemban oleh Muhammad saw adalah untuk melepaskan manusia dari beban-beban dan belenggu yang ada pada mereka (QS. 7:157).

Stabilitas Ekonomi
Stabilitas perekonomian adalah prasyarat dasar untuk tercapainya peningkatan kesejahteraan rakyat melalui pertumbuhan yang tinggi dan peningkatan kualitas pertumbuhan. Stabilitas perekonomian sangat penting untuk memberikan kepastian berusaha bagi para pelaku ekonomi. Stabilitas ekonomi makro dicapai ketika hubungan variabel ekonomi makro yang utama berada dalam keseimbangan, misalnya antara permintaan domestik dengan keluaran nasional, neraca pembayaran, penerimaan dan pengeluaran fiskal, serta tabungan dan investasi. Hubungan tersebut tidak selalu harus dalam keseimbangan yang sangat tepat. Ketidakseimbangan fiskal dan neraca pembayaran misalnya tetap sejalan dengan stabilitas ekonomi asalkan dapat dibiayai secara berkesinambungan.
Perekonomian yang tidak stabil menimbulkan biaya yang tinggi bagi perekonomian dan masyarakat. Ketidakstabilan akan menyulitkan masyarakat, baik swasta maupun rumah tangga, untuk menyusun rencana ke depan, khususnya dalam jangka lebih panjang yang dibutuhkan bagi investasi. Tingkat investasi yang rendah akan menurunkan potensi pertumbuhan ekonomi panjang. Adanya fluktuasi yang tinggi dalam pertumbuhan keluaran produksi akan mengurangi tingkat keahlian tenaga kerja yang lama menganggur. Inflasi yang tinggi dan fluktuasi yang tinggi menimbulkan biaya yang sangat besar kepada masyarakat. Beban terberat akibat inflasi yang tinggi akan dirasakan oleh penduduk miskin yang mengalami penurunan daya beli. Inflasi yang berfluktuasi tinggi menyulitkan pembedaan pergerakan harga yang disebabkan oleh perubahan permintaan atau penawaran barang dan jasa dari kenaikan umum harga-harga yang disebabkan oleh permintaan yang berlebih. Akibatnya terjadi alokasi inefisiensi sumber daya.
Mengingat pentingnya stabilitas ekonomi makro bagi kelancaran dan pencapaian sasaran pembangunan nasional, Pemerintah bertekad untuk terus menciptakan dan memantapkan stabilitas ekonomi makro. Salah satu arah kerangka ekonomi makro dalam jangka menengah adalah untuk menjaga stabilitas ekonomi makro dan mencegah timbulnya fluktuasi yang berlebihan di dalam perekonomian.

Pertumbuhan ekonomi

Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.
Cara Mengukur Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat diukur dengan cara membandingkan, misalnya untuk ukuran nasional, Gross National Product (GNP), tahun yang sedang berjalan dengan tahun sebelumnya.
Teori Pertumbuhan Ekonomi
Teori dibangun berdasarkan pengalaman empiris, sehingga teori dapat dijadikan sebagai dasar untuk memprediksi dan membuat suatu kebijakan. Terdapat beberapa teori yang mengungkapkan tentang konsep pertumbuhan ekonomi, secara umum teori tersebut sebagai berikut:
Teori Pertumbuhan Ekonomi Historis
Teori ini dikemukakan oleh beberapa ahli sebagai berikut:
Friedrich List (1789-1846)
Menurut Friendrich List, pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dapat dibagi menjadi empat tahap sebagai berikut:
-Masa berburu dan pengembaraan
-Masa beternak dan bertani
-Masa bertani dan kerajinan
-Masa kerajinan, industri, perdagangan
Karl Butcher (1847-1930)
Menurut Karl Bucher, pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dapat dibedakan menjadi empat tingkatan sebagai berikut:
-Masa rumah tangga tertutup
-Rumah tangga kota
-Rumah tangga bangsa
-Rumah tangga dunia

Faktor-Faktor Pertumbuhan Ekonomi
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah:
-Faktor Sumber Daya Manusia
Sama halnya dengan proses pembangunan, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh SDM. Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam proses pembangunan, cepat lambatnya proses pembangunan tergantung kepada sejauhmana sumber daya manusianya selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan proses pembangunan.
-Faktor Sumber Daya Alam
Sebagian besar negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan proses pembangunannya. Namun demikian, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun sumber daya manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Sumber daya alam yang dimaksud dinataranya kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan hasil hutan dan kekayaan laut.
-Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya percepatan proses pembangunan, pergantian pola kerja yang semula menggunakan tangan manusia digantikan oleh mesin-mesin canggih berdampak kepada aspek efisiensi, kualitas dan kuantitas serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan dan pada akhirnya berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian.
-Faktor Budaya
Faktor budaya memberikan dampak tersendiri terhadap pembangunan ekonomi yang dilakukan, faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan. Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN, dan sebagainya.
-Sumber Daya Modal
Sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah SDA dan meningkatkan kualitas IPTEK. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas.

PEMERATAAN EKONOMI
 Inflasi yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menurunkan pendapatan masyarakat. Penurunan pendapatan masyarakat akan dirasakan secara nyata oleh golongan masyarakat menengah kebawah. Penurunan pendapatan berkorelasi positif dengan menurunnya kesejahteraan. Indikator kesejahteraan yang selalu digunakan ada dua yakni tingkat pengangguran dan kemiskinan. Jumlah pengangguran tahun 2009 adalah 9,25 juta jiwa, turun menjadi 8,5 juta jiwa pada tahun 2010 atau turun sebesar 667 ribu orang. Jumlah ini belum termasuk pengangguran setengah terbuka atau tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu yang meningkat dari waktu ke waktu sejalan dengan kesempatan kerja yang terbatas. Pada tahun 2010, pengangguran setengah terbuka diperkirakan mencapai 32 juta jiwa lebih. Pengangguran setengah terbuka inilah yang mencerminkan tingkat kesejahteraan tenaga kerja di tanah air.
 Sedangkan angka kemiskinan tahun 2010 mencapai 31,02 juta jiwa. Namun, kalau melihat angka kemiskinan relatif diperkirakan mencapai 30 juta jiwa lebih. Kemiskinan relatif lebih diposisikan sebagai golongan masyarakat yang rentan miskin apabila tingkat inflasi terus bertambah dan berbagai kebijakan kurang optimal berpihak bagi program penyangga kemiskinan.
 Pemerataan ekonomi merupakan amanah Pembukaan UUD 1945 yang memberi pesan mewujudkan kesejahteraan umum secara adil dan merata. Untuk itu, diperlukan pemecahan masalah pemerataan ekonomi secara strategis dan sistematis. Pemecahan yang dapat dilakukan adalah dengan menjalankan kebijakan diskriminasi harga bahan bakar minyak (BBM) dan bahan pokok masyarakat menurut keragaman tingkat inflasi masing-masing daerah, peningkatan anggaran pengentasan rakyat dari jurang kemiskinan, membentuk forum pengendalian inflasi daerah untuk menahan laju peningkatan harga kebutuhan pokok masyarakat, memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah dengan perusahaan swasta dan perusahaan negara dalam rangka perluasan penciptaan kesempatan kerja, menyusun peraturan daerah yang memberikan kermudahan aksesibilitas terbukanya lapangan usaha produktif bagi usaha berskala mikro dan kecil.
 Dengan demikian pemerataan ekonomi terutama di daerah dapat terwujudkan secara nyata, yang berimplikasi terhadap penguatan fondasi struktur keuangan rumah tangga. Semakin kuat struktur keuangan diharapkan akan mampu mengimbangi laju inflasi yang meningkat. Pada akhirnya harga-harga akan kembali pada posisi keseimbangan semula yang positif bagi pasar.


Sumber :
Yahoo Answer (Stabilitas Ekonomi)




                                                                                    Sakina Mutiara Chuldun
                                                                             18111245
                                                                               2KA16





 

My BlushyblushyBlog Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template